Kurir memiliki tugas mengantarkan barang termasuk ujung tombak bagi perusahaan ekspedisi. Itulah sebabnya, perusahaan-perusahaan ekspedisi profesional menerapkan standar khusus mengenai penerimaan karyawan yang bertugas menjadi kurir.
Standar khusus ini bentuknya etika kerja yang wajib diterapkan saat melaksanakan tugasnya sebab berkaitan dengan kepuasan pelanggan. Biasanya ada beberapa etika kurir kepada perusahaan ekspedisi yang wajib dipatuhi oleh setiap kurir.
Apalagi tugas dan tanggung jawab sebagai kurir memang berat karena mereka harus mengantarkan barang dengan aman ke setiap pelanggan. Nah, di bawah ini adalah sejumlah etika kurir pada perusahaan ekspedisi yang perlu Anda pahami.
Etika Kurir Pada Perusahaan Ekspedisi
Etika-etika kurir pada perusahaan ekspedisi yang wajib Anda pahami adalah:
1. Patuh Dengan Aturan Kerja Yang Berlaku Di Perusahaan Ekspedisi
Setiap perusahaan ekspedisi pasti memiliki aturan kerja yang harus dipatuhi oleh semua karyawan-nya. Peraturan kerja tersebut termasuk bagian dari manajemen perusahaan sehingga wajib dipatuhi.
Apabila ada karyawan yang tidak dapat mematuhi peraturan kerja perusahaan tersebut, dapat dipastikan akan memperoleh sanksi hingga pemecatan. Peraturan kerja tersebut terdiri dari berbagai hal dan di setiap item-nya akan berbeda dari perusahaan ekspedisi yang satu dengan yang lainnya.
Biasanya perusahaan yang sejenis juga bisa menerapkan aturan yang berbeda-beda terhadap karyawan. Contohnya adalah peraturan kerja, seperti absen setiap mengawali pekerjaan dan pulang kerja, menggunakan seragam yang ditentukan dan yang lainnya.
2. Kemampuan Dalam Berkendara
Sebagai kurir kemampuan dalam berkendara, baik motor atau mobil wajib dimiliki. Hal ini dibutuhkan karena kendaraan bermotor merupakan salah satu sarana yang bisa digunakan untuk mengantarkan barang sampai ke alamat tujuan.
Apalagi seorang kurir tidak hanya mengantarkan satu atau dua paket saja setiap harinya, namun bisa sampai puluhan paket dengan alamat yang berbeda-beda.
Perusahaan ekspedisi profesional biasanya untuk kemampuan berkendara saja tidak cukup, namun kurir juga harus memiliki SIM dan memahami serta menguasai area hingga jalan yang sudah jadi wilayah kerjanya. Hal ini akan memudahkan dalam pengantaran barang sampai ke setiap alamat tujuan.
3. Menjaga Barang Dengan Aman
Menjaga barang dengan aman juga merupakan tanggung jawab setiap kurir. Bahkan ini merupakan tanggung jawab yang sangat penting agar pelanggan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.
Kondisi barang aman tidak hanya sebatas sampai ke alamat tujuan saja, namun memastikan kondisi barang tidak rusak atau hilang selama proses pengiriman.
Terlebih lagi untuk jenis barang yang mudah rusak atau pecah sehingga harus mendapatkan penanganan khusus saat proses pengiriman.
Apabila barang yang diterima oleh penerima rusak akibat di perjalanan atau proses pengiriman, maka mereka bisa komplain ke perusahaan ekspedisi. Itulah sebabnya kurir harus bisa menjaga barang dalam kondisi aman sampai ke tangan pelanggan.
4. Memastikan Barang Diterima Yang Berhak
Meskipun alamat tujuan yang tertera di paket sudah jelas, etika kerja seorang kurir adalah tidak memperbolehkan meletakkan barang sembarangan di depan rumah. Barang harus dipastikan diterima oleh yang berhak atau sesuai dengan nama penerima yang tertera di informasi paket.
Setiap mengantarkan paket, kurir akan menanyakan nama penerima dan meminta tanda tangan kepada orang yang menerima paket tersebut. Hal ini sangat diperlukan sebagai tanda bukti penerima barang.
Bahkan beberapa perusahaan ekspedisi juga tidak hanya meminta kurir untuk meminta tanda tangan, namun juga foto barang dengan orang yang menerima. Hal ini sangat baik untuk mengantisipasi apabila ada hal yang tidak diinginkan terjadi dan kurir memiliki bukti pengiriman yang sah.
5. Melakukan Pendataan Saat Proses Pengiriman
Etika kurir berikutnya adalah harus melakukan pendataan selama proses pengiriman barang. Melalui pendataan, pihak ekspedisi bisa mengetahui dan melacak proses pengiriman dengan mudah. Pendataan ini juga sangat bermanfaat untuk pihak pengirim atau penerima barang sebab bisa melacak paket mereka.
Mereka akan menggunakan nomor resi untuk melacak status pengiriman melalui situs penyedia jasa ekspedisi. Hal ini akan memberikan rasa aman sampai paket diterima oleh yang berhak dan biasanya ada bukti foto penerima paket tersebut secara lengkap yang bisa dilihat oleh penerima atau pengirim melalui nomor resi.
6. Menerapkan SOP Perusahaan
Kurir wajib menerapkan SOP perusahaan untuk memastikan keamanan dan juga kelancaran pengiriman paket. Di setiap perusahaan, akan menerapkan SOP yang berbeda-beda soal pengiriman paket yang harus dipatuhi oleh kurir.
Sudah jadi bagian tugas serta tanggung jawab kurir untuk menerapkan SOP dari perusahaan ekspedisi agar paket berada pada kondisi yang baik sampai ke alamat tujuan. Apabila mematuhi SOP perusahaan, maka kurir diharapkan dapat memperlakukan barang yang dikirim kepada pelanggan dengan aman selama di perjalanan.
Itulah sejumlah etika kurir pada perusahaan ekspedisi yang wajib Anda perhatikan dan diikuti supaya tidak mendapatkan sanksi dari perusahaan tempat Anda bekerja. Jika Anda sedang membutuhkan layanan ekspedisi harga murah dan cepat ke seluruh Indonesia, maka bisa hubungi kontak Union Logistics.







