Penggunaan jasa ekspedisi saat ini semakin masif seiring dengan meningkatnya aktivitas belanja online di masyarakat. Sehingga kebutuhan akan pengiriman barang semakin meningkat dari tahun ke tahun.
Terdapat beberapa jenis layanan pengiriman dari jasa ekspedisi, yang paling terkenal adalah kargo dan reguler. Sayangnya, tidak semua orang memahami perbedaan layanan pengiriman dari keduanya. Sehingga masyarakat kesulitan untuk menemukan layanan yang paling sesuai.
Apa Itu Pengiriman Kargo?
Kargo adalah layanan dari jasa ekspedisi yang lebih memprioritaskan pengiriman dengan jumlah yang besar. Secara umum, layanan ini mencantumkan berat minimum dari barang yang dikirimkan, biasanya 10 kg. Namun, masing-masing perusahaan mempunyai kebijakan mengenai berat minimum tersebut.
Pengiriman menggunakan layanan kargo membebankan ongkos kirim atau harga yang lebih terjangkau daripada pengiriman biasa. Tetapi tidak ada layanan antar jemput yang bisa seller nikmati.
Apa Itu Pengiriman Reguler?
Berbeda dengan kargo yang mengharuskan barang dalam jumlah besar, pengiriman reguler hanya menyasar pada barang-barang dengan jumlah yang kecil. Tidak ada syarat berat minimal atau syarat lainnya dengan pengiriman ini.
Anda juga bisa menikmati layanan antar jemput barang, sehingga Anda tidak harus datang ke gerai jasa ekspedisi secara langsung. Tetapi harga pengiriman yang dibebankan tentu lebih mahal daripada kargo, penghitungan ongkos juga biasanya dilakukan per kg.
Nah, agar Anda bisa memilih manakah yang paling sesuai dengan kebutuhan pengiriman barang. Yuk simak penjelasan perbedaan pengiriman kargo dan reguler berikut ini.
Jenis Barang yang Dikirimkan
Layanan jasa pengiriman cargo lebih sesuai digunakan apabila Anda mengirimkan barang dengan jumlah yang banyak atau merupakan barang yang berat dan berukuran besar. Pengiriman dengan layanan kargo biasanya berupa barang-barang seperti bahan pokok, furniture, elektronik, dan berbagai barang lainnya dalam skala besar.
Berbeda dengan layanan kargo, layanan reguler melayani pengiriman barang dengan berat yang relatif ringan serta ukurannya tidak terlalu besar. Pengiriman dengan layanan reguler sangat tepat digunakan oleh seller atau Anda yang mengirimkan produk, seperti pakaian, gadget, produk kesehatan, produk kecantikan, dan lain-lain.
Ongkos Kirim yang Dibebankan
Ongkos kirim yang dibebankan jika menggunakan layanan kargo biasanya akan dihitung berdasarkan berat barang, yaitu per 10 kg. Sehingga tarif ongkos kirim yang Anda bayarkan bisa lebih terjangkau dengan jumlah dan berat barang yang besar. Sehingga paling sesuai digunakan jika Anda akan mengirimkan barang dengan berat minimal 10 kg.
Berbeda dengan layanan kargo, dimana layanan reguler akan membebankan tarif ongkos kirim per 1 kg berat barang yang dikirimkan. Apabila barang yang Anda kirimkan misalnya 1,2 kg maka tetap akan dihitung tarif ongkos kirim untuk 2 kg barang.
Sehingga jatuhnya akan lebih mahal daripada pengiriman kargo dengan bobot yang sama. Katakanlah Anda mengirimkan barang dengan berat 10 kg menggunakan layanan reguler, maka tarif ongkos kirimnya berlaku 10 kali lipat. Sementara menggunakan layanan kargo hanya dihitung satu saja.
Estimasi Durasi Pengiriman
Pengiriman barang menggunakan layanan kargo akan memakan waktu yang relatif lebih lama daripada pengiriman dengan layanan reguler. Sebab, layanan kargo menangani barang dengan ukuran yang besar dengan jumlah yang banyak.
Sehingga estimasi durasi pengiriman dengan layanan kargo biasanya sekitar 3 hingga 14 hari. Sementara untuk pengiriman dengan layanan reguler hanya akan memakan waktu sekitar 2 sampai 3 hari saja.
Menariknya pengiriman reguler juga tidak hanya menggunakan jalur darat saja. Tetapi beberapa jasa ekspedisi sudah menggunakan jalur udara, sehingga barang Anda akan lebih cepat sampai. Meskipun lokasi pengirim dan penerima antar provinsi hingga antar pulau.
Fasilitas Layanan
Selanjutnya, jika dilihat dari fasilitas layanan yang Anda terima dari dua jenis layanan tersebut juga berbeda dimana layanan kargo menyediakan layanan packing atau pengemasan barang yang mengharuskan penanganan khusus. Misalnya barang yang mudah pecah belah atau mudah penyok.
Karena pengiriman kargo adalah untuk barang dengan skala besar, maka butuh usaha lebih untuk melakukan pengemasan.
Hal ini berbeda dengan layanan reguler, dimana jasa ekspedisi berharap pelanggan sudah mengemas paketnya sendiri sebelum membawakannya ke gerai ekspedisi terdekat.
Pengguna Layanan
Pada layanan pengiriman kargo, tidak hanya konsumen secara individual saja yang menggunakannya. Tetapi perusahaan jasa ekspedisi melakukan kerja sama atau bermitra dengan perusahaan atau vendor untuk melakukan pengiriman barang. Sementara pada layanan reguler, jasa ekspedisi hanya melayani pengiriman dari konsumen umum.
Sebab jumlah barang yang terbilang banyak berisiko tinggi mengalami kerusakan. Sehingga membutuhkan penanganan khusus dari jasa pengiriman. Sehingga jalannya pengiriman barang dari mitra perusahaan atau vendor akan lebih baik, serta klien tidak komplain dengan kerusakan barang.
Nah, itulah penjelasan mengenai perbedaan pengiriman kargo dan reguler. Penggunaan layanan tersebut kembali lagi kepada kebutuhan Anda yang bisa dilihat dari poin-poin perbedaan yang sudah disebutkan di atas.







